Setting Gateway Server + Mikrotik

Langkah-langkah dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringan sederhana sebagai gateway server.
1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.
2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :
MikroTik v2.9.7

Login: admin
Password:

Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah “admin” dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.
3. Untuk keamanan ganti password default

[admin@Mikrotik] > password
old password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik]] >

demi keamanan disable user admin kemudian gantilah dengan user lain, dalam kasus kali ini kita ganti dengan user “ary”
[admin@Mikrotik] > user print
0 ;;; system default user
admin full 0.0.0.0/0

[admin@Mikrotik] > user > add name=”ary” group=full
[admin@Mikrotik] > user > print
# NAME GROUP ADDRESS
0 ;;; system default user
admin full 0.0.0.0/0
1 ary full 0.0.0.0/0

login kembali dengan user “ary” dan kemudian disable user “admin”
[ary@mikrotik] user> disable admin
[ary@mikrotik] user> print
Flags: X – disabled
# NAME GROUP ADDRESS
0 X ;;; system default user
admin full 0.0.0.0/0

1 ary full 0.0.0.0/0
tanda “X” disable

4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti menjadi “ary”

[ary@Mikrotik] > system identity set name=ary
[ary@ary] >

5. Melihat interface pada Mikrotik Router

[ary@ary] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[ary@ary] >

6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.2 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP 172.16.0.1

[ary@ary] > ip address add address=192.168.0.2 netmask=255.255.255.0 interface=ether1
[ary@ary] > ip address add address=172.16.0.1 netmask=255.255.255.0 interface=ether2

7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan

[ary@ary] >ip address print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.0.2/24 192.168.0.0 192.168.0.255 ether1
1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2
[ary@ary] >

8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah 192.168.0.1

[ary@ary] > /ip route add gateway=192.168.0.1

9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers

[ary@ary] > ip route print
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic,
C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2
1 ADC 192.168.0.0/24 192.168.0.2 ether1
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.1 ether1
[ary@ary] >

10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar

[ary@ary] > ping 192.168.0.1
192.168.0.1 64 byte ping: ttl=64 time

11. Setup DNS pada Mikrotik Routers

[ary@ary] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=no
[ary@ary] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=no

12. Melihat konfigurasi DNS

[ary@ary] > ip dns print
primary-dns: 192.168.0.10
secondary-dns: 192.168.0.11
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 16KiB
[ary@ary] >

13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain

[ary@ary] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[ary@ary] >

Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.
14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar
client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.

[ary@ary] > ip firewall nat add action=masquerade out-interface=ether1 chain: srcnat
[ary@ary] >

15. Melihat konfigurasi Masquerading

[ary@ary] ip firewall nat print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
[ary@ary] >

Setelah langkah ini lakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Jika berhasil berarti kita sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway server. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBoxyang bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik kita. Misal Ip address server
mikrotik kita 192.168.0.1, via browser buka http://192.168.0.1 kemudian download winbox nya. selamat mencoba.

Ditulis dalam Mikrotik, Networking. Tag: . 3 Comments »

3 Tanggapan to “Setting Gateway Server + Mikrotik”

  1. fahrezy Says:

    waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaksssssssssssss
    maseehh sederhana seeh kaya artikel2 yang lain
    yang masih bingung nehh yang /24 atau yang /29 maksudnya apa si yawwwwwwwwww

  2. servas Says:

    konsep subnetting, anda bisa baca artikel dari Bung Romi Satria :

    http://romisatriawahono.net/2007/05/07/pola-soal-subnetting-dan-teknik-mengerjakan/

  3. xxx Says:

    om tolong ksih gmbarnya !!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: