Mengatasi Rasa Takut Anak

Banyak anak yang merasa takut pada sesuatu – seperti gelap, petir, benda atau binatang tertentu,atau saat harus mencebur ke kolam renang. Karena memang banyak anak mengalaminya, maka orangtua pun tak menganggap hal itu sebagai sesuatu yang serius. Jadi dibiarkan saja. Toh perasaan itu akan hilang dengan sendirinya setelah mereka tumbuh dewasa, begitu pikir para orang tua.

Pemikiran seperti itu, sebenarnya tidak salah. Karena memang banyak anak yang lantas tidak takut lagi pada gelap, petir, anjing dan kolam renang, setelah usianya bertambah. Dan munculnya rasa takut yang sepeti itu di masa pertumbuhan adalah hal yang wajar. Normal. Baca entri selengkapnya »

Jangan Lakukan Kegiatan Ini Setelah Makan

Mengisi perut alias makan merupakan kegiatan untuk memberikan gizi penting sebagai modal kekuatan melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, biasanya banyak yang melakukan kegiatan yang sejatinya tak boleh dilakukan sehabis makan. Apa saja aktivitas terlarang itu? Baca entri selengkapnya »

9 tips cara mengembangkan kecerdasan emosional (EQ) anak

Emotional Intelligence, atau EQ, merupakan indikator nonintelektual, yang berupa sifat psikologis individu. Jika seorang anak menunjukkan sifat suka menyendiri, perilaku yang abnormal, sulit bekerja sama, memiliki perasaan rendah diri, sangat rapuh dan tidak mampu menghadapi rintangan, sering menunjukkan ketidaksabaran, egois atau kurang memiliki kestabilan emosi, semuanya mungkin saja mengindikasikan EQ yang rendah. EQ sangat penting untuk keberhasilan hidup seseorang. Oleh karena itu, bagaimana membina dan meningkatkan EQ seorang anak menjadi masalah yang sangat penting. Hal-hal berikut ini memberikan panduan tentang cara membina EQ seorang anak. Baca entri selengkapnya »

Air Putih Bukan Untuk Bayi

“MBAK, jangan lupa kasih air putih kalau adek habis minum susu, ya,” urai Riani kepada sang pengasuh sembari menyuapkan beberapa sendok air putih kepada bayinya yang berusia 3 bulan.
Tahukah Moms, di balik kebiasaan memberikan air putih ternyata tersimpan bahaya yang dapat mengancam si buah hati, utamanya bayi di bawah usia 6 bulan.
Baca entri selengkapnya »

Cara Sederhana Jaga Kesehatan Mata

Mata merupakan jendela dunia. Dengan mata Anda bisa melihat semuanya. Karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Jangan tunggu mata bermasalah dulu baru melakukan perawatan. Apalagi, cara perawatan mata cukup mudah. Berikut beberapa tip sederhana yang bisa menjaga mata indah Anda tetap sehat.

1. Periksa teratur

Beberapa gangguan mata sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit dan gangguan penglihatan bisa terjadi secara perlahan sehingga sulit dideteksi pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan mata secara teratur sangat dianjurkan. Jika dilakukan deteksi dini, penanganannya tentu jauh lebih mudah.
Baca entri selengkapnya »

Tips Kenali dan atasi MATA MERAH

Apa itu penyakit mata merah (pinkeye)?

Penyakit mata merah, yang sering juga disebut dengan konjungtivitis, merupakan tanda merah dan peradangan membran bening yang menutupi bagian putih mata dan membran pada bagian dalam kelopak mata. Pinkeye seringkali disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Tidak hanya itu, pinkeye juga bisa disebabkan oleh alergi, zat-zat beracun, serta penyakit tertentu lainnya.


Baca entri selengkapnya »

Beberapa Kegiatan Sepele Yang Dapat Merusak Kesehatan

Kenyataannya hidup sehat merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia setiap harinya. Karena dengan kita sehat maka hidup ini akan lebih berarti. Tetapi anda harus berhati-hati terhadap beberapa kegiatan yang menurut kita sepele dan ternyata dapat merusak kesehatan kita…Apa sajakah itu ??? Ini dia

1. Mendengarkan Musik Lewat Earphone


 Suka mendengarkan musik lewat earphone…???? Hmm..hati-hati bahayanya. Terlalu sering mendengar bunyi keras atau suara bising dalam tempo lama dan terjadi tiap hari bisa mengganggu pendengaran. Kajian Komisi Eropa menunjukkan, kebiasaan mendengar musik dengan earphone dengan volume tinggi (di atas 100 desibel), lebih dari satu jam sehari dalam jangka minimal lima tahun, membawa risiko gangguan pendengaran permanen. Baca entri selengkapnya »